Perspektif Guru Tentang Pendidikan dan Anak

Perspektif adalah kerangka kerja konseptual, sekumpulan asumsi, nilai, gagasan yang mempengaruhi perspektif manusia sehingga menghasilkan tindakan dalam suatu konteks situasi tertentu Perspektif dalam sosiologi menekankan pada konteks sosial dimana manusia hidup.

Bagaimana perspektif kita mengenai pendidikan? Apakah holistic? Atau terbatas dari apa yang kita pahami saja dari bangku-bangku sekolah dan kuliah kita selama ini? Perspektif yang dangkal mengenai pendidikan tentu akan menghasilakan sesuatu yang dangkal pula pada pandangan kita terhadap pendidikan itu sendiri. Lalu apa yang kita hasilkan (apa yang dihasilkan oleh guru) tentunya akan menghasilkan sesuatu yang sangat terbatas tentunya.

Kita sangat berhadap guru atau para frash graduate terus meng upgrade dirinya untuk meningkatkan atau merubah perspektif mereka tentang hidup dan kehidupan, tentang pendidikan,tentang anak. Ini sangat sangat penting. Karena peradaban dibangun dengan perspektif yang benar tentang peradaban itu sendiri.

Sebenarnya apa yang ingin dicapai oleh seorang guru? Capaian harus jelas, bukan sesuatu yang abstrak atau sulit digambarkan. Sehingga menjabarkannya atau menurunkan nya dalam program dan tahapan dalam membangun perspektif dapat di dilakukan oleh para pendidik dengan tepat pula.

Hal yang seperti ini sulit dipahami oleh mereka yang “mengaku dirinya sebagai guru atau pendidik” tetapi tidak ada kecintaan mereka pada pendidikan dan anak. Mungkin mereka menganggap guru adalah pekerjaan yang hanya membuka jalan ekonomi saja pada diri dan keluarganya. Bukan karena cinta nya. Bahkan bukan pula dikarenakan cintanya pada ilmu.

Perspektif yang berbeda tentu akan menghasilkan sesuatu yang berbeda pula. Ini yang perlu dicatat. Ini yang harus menjadi perhatian kita para guru/pendidik. Bagaimana mungkin seseorang yang tidak membangun perspektif atas dasar ilmu dan kecintaannya pada pendidikan dan anak dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa hasilnya? Bukankah tanaman dengan buah yang baik itu adalah hasil dari bibit yang unggul?

Bersambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *