Kesesuaian Teori dan Praktek

Dalam agenda rutin monitoring dan evaluasi Jejak Jemari Institute di beberapa sekolah, kami sering menemukan pertanyaan : “kenapa antara teori dan prakteknya sangat beda ya pak?”

Tidak jarang kami temui ada sekolah yang putus asa, lalu kembali pada pola lama mereka. Zona nyaman memang berbahaya.

Seorang anak yang terbiasa hidup dalam ketidakteraturan selama 15 tahun membutuhkan perhatian ekstra keras dari pendamping nya baik orangtua dan guru selama minimal 5 tahun untuk mengembalikan nya menjadi anak yg disiplin dan taat aturan. Butuh konsistensi yang tinggi untuk mewujudkan perubahan. 5 tahun minimal. Maksimal 15 tahun, sepanjang usianya menuju perbaikan.

Begitu juga dengan sekolah. Bisa dipastikan tidak akan tercapai perubahan jika konsistensi yg dilakukan sekolah baru satu dua bulan dijalankan. Padahal sekolah ternyata sudah berjalan pilihan tahun. Butuh perjuangan dari semua elemen yg ada menuju perubahan. Butuh kesabaran.

Memiliki manajemen Sekolah yg baik, tidak bisa dengan abracadabra setelah selesai ikut pelatihan. Tahapan nya harus dilewati. Masa krisis menuju perbaikan tentu harus dijalani. Pola ini harus diberi pemahaman dan penguatan saat menjalani nya. Untuk itulah Monitoring dan evaluasi hadir. Walau terkadang sekolah tidak memahami maksud dan tujuan kami.

Pada monitoring dan evaluasi sejatinya sekolah banyak bertanya dan berkonsultasi kepada Jejak Jemari. Berdiskusi mengenai apa yg dihadapi di lapangan. Dan mencari solusi bersama.

Dirasa tidak sinkron nya antara teori dan praktek ternyata butuh jembatan dialog. Apa yang ada di dalam pikiran harusnya disampaikan. Salah satu ciri kecerdasan bahasa adalah siap untuk berbicara dan siap untuk mendengarkan…

Jejak Jemari Institute
Lembaga Training Dan Manajemen Sekolah
0812 1930 8766

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat